Rekam Jejak Advokasi Registrasi Biaya Pendidikan

Salam Advokasi…!!

Hidup Mahasiswa..!!

Sudah menjadi fakta yang tak terbantahkan, setiap tahun diawal masa tahun ajaran baru, Ribuan lulusan SMA/MA & sederajat berbondong-bondong untuk bisa melanjutkan study nya ke jenjang yang lebih tinggi. Yang patut di banggakan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai salah satu kampus besar di indonesia termasuk kampus yang paling banyak diminati. Bisa dibayangkan ditahun 2011 untuk jalur SNMPTN Tulis saja dari 28 kursi yang disediakan untuk salah satu jurusan di UPI, diperebutkan oleh 1700’an calon mahasiswanya. Bahkan berdasarkan sambutan rektor UPI, Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd mengatakan “untuk tahun 2012 ini siswa-siswi yang mendaftar dan berminat ke UPI sekitar 60.000 orang, sedangkan yang diterima hanya sekitar 6.000 mahasiswa”. Hal ini patut menjadi kebanggaan kita bersama, bahwa input dari mahasiswa UPI sudah sangat kompeten, karena sudah berasal dari sistem persaingan antar puluhan ribu calon mahasiswa lainnya.

Namun seiring dengan semakin besarnya kampus UPI dan semakin naiknya kualitas UPI, baik fisik maupun kualitas non-fisik yang sudah tidak diragukan lagi, biaya pendidikan untuk masuk UPI makin hari makin melambung. Setiap tahun pula terdapat banyak mahasiswa baru yang kurang mampu dan ingin melanjutkan jenjang pendidikan dikampus UPI terseok-seok kebingungan mencari dana untuk registrasi biaya pendidikan. Akan tetapi, Mereka tidak pernah surut semangatnya untuk bisa menyekolahkan anak-anaknya untuk kuliah, meski kondisi hari ini biaya pendidikan di UPI semakin mencekik rakyat ekonomi lemah.

Pada tahun inipun tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnhya, banyak mahasiswa baru yang sudah masuk UPI lewat beberapa jalur tapi tidak mampu registrasi biaya pendidikan, karena keterbatasan ekonomi. Dari beberapa pengaduan mahasiswa baru dan orang tua mahasiswa yang dihimpun tim Advokasi Center BEM REMA UPI saja Kurang lebih terdapat 247 mahasiswa baru yang kurang mampu meminta untuk advokasi biaya pendidikan. Data ini berasal dari 61 mahasiswa baru yang sebelumnya tidak lolos bidik misi, 103 mahasiswa baru dari jalur snmptn tulis, 26 mahasiswa baru dari jalur snmptn undangan, dan 57 mahasiswa baru dari jalur seleksi mandiri, sedangkan dari mahasiswa lama yang mengajukan advokasi biaya pendidikan sebanyak 51 orang.

Advokai mahasiswa baru :
-Snmptn undangan     : 26 orang
-Snmptn Tulis               : 103 orang
-Seleksi Mandiri           : 57 orang
-Pendaftar Bidik Misi : 61 orang
: 247 orang

Advokasi mahasiswa lama :
-Mahasiswa lama : 51 orang

Mereka datang dengan alasan yang beragam, meskipun tema utamanya adalah masalah finansial. Ada yang usaha orang tuanya bangkrut, rumahnya kebakaran, tanggungan orang tua yang terlalu banyak dan lain-lain, hingga stand advokasi center pun terkadang bertambah fungsi menjadi stand konseling keluarga. Tapi itulah mahasiswa, asas yang coba dibangun adalah asas keterbukaan. Sama dengan asas yang coba dibangun oleh lembaga dalam proses advokasi melalui pihak akademik dan BMT, mahasiswa advokasi itu dalam proses advokasi yang penting jujur dan sungguh-sungguh.

Jumlah mahasiswa baru dan lama kurang mampu tersebut fakta dilapangan bisa jadi lebih banyak, karena ada beberapa mahasiswa baru beserta orang tua yang langsung mendatangi pihak akademik atau BMT Al-Furqon sebagai pihak yang mengurusi mahasiswa yang ingin dibantu & mendapatkan keringanan biaya pendidikan.
Dari data diatas temen-temen tim advokasi BEM REMA UPI bekerja sama dengan delegasi tim advokasi himpunan mahasiswa jurusan (HMJ) yang berada di Jaringan Advokasi Mahasiswa (JAM) bahu-membahu mengatasi masalah ini, mulai dari pendataan, wawancara, verifikasi data hingga sampai pada data yang dihimpun dan diverifikasi untuk diusulkan ke pihak universitas untuk diproses, baik untuk mendapatkan pembebasan/peminjaman biaya pendidikan, ataupun yang terhangat Tim Advokasi Bem Rema UPI kemarin mengusulkan mahasiswa baru tersebut mendapatkan Bidik Misi tambahan, meskipun “maru” tersebut sebelumnya bukan sebagai pendaftar Bidik Misi.

Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar ada Mahasiswa baru yang mendapatkan Bidik Misi tambahan, meskipun beberapa diantaranya sebelumnya bukan sebagai pendaftar bidik misi, dan ada beberapa diantaranya yang mendapatkan Beasiswa dari BMT Al-Furqon (BMTM) untuk registrasi biaya pendidikan.

Dana dari BMT yang sudah keluar :
- Snmtpn Tulis&Undangan  : Rp 315.195.000
- Seleksi Mandiri                      : Rp 1.717.295.000
- Mahasiswa lama                    : Rp 45.595.000
- Tambahan*                             : Rp 71.130.000
Total Dana BMTM                   : Rp 2.149.215.000
*tambahan : jumlah mahasiswa lama dan baru yang datang telat untuk mngikuti alur advokasi.
Pendidikan memang menduduki posisi yang penting dalam pembangunan bangsa dan negara, karena sasarannya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. Tidak dapat dipungkiri bahwa kemajuan bangsa dan negara dibidang ekonomi, politik, hukum, sosial budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi hanya dapat dicapai melalui pendidikan yang baik.
Oleh karena itu pendidikan harus menjadi “barang” yang bisa di akses oleh masyarakat luas. Namun sekali lagi, UPI sudah berkomitmen, melalui rektor dan para pembantu rektornya sering mengeluarkan statment dihadapan mahasiswa ketika audiensi, “UPI tidak akan membiarkan masyarakat tidak mampu tidak bisa masuk & kuliah di UPI Cuma karena keterbatasan ekonomi..”
Kita kawal bersama janji para birokrat Universitas Pendidikan Indonesia.

Terima kasih kepada semua pihak yang membantu dalam mengawal proses advokasi biaya pendidikan mahasiswa lama dan baru tahun akademik 2012/2013.
Hidup Mahasiswa…!!
Hidup Rakjat Indonesia..!!

*Penulis : Dudi Septiadi (Menteri Dalam Negeri BEM REMA UPI 2012)

National Education Conference

Seminar dan Talkshow Pendidikan Nasional

Kamis, 09 Oktober 2014 Seminar Sesi 1: “Meneropong kondisi pendidikan di garis terdepan, di batas terluar, dan didaerah terpencil” Pemateri: Anies Rasyid Baswedan, Ph...

National Education Conference UPI 2014

A.  NAMA KEGIATAN     National Education Conference UPI (NEC UPI ) 2014 atau Konferensi Pendidikan Nasional UPI tahun 2014...

  • Facebook
  • Twitter
  • RSS
  • Google Plus
  • Tumblr

Mampir juga ke

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>